“Oase” Daging Qurban untuk Penduduk Asli Pakistan

Saat daging qurban akan dibagi, mereka saling dorong dan berebut. Kami yang berencana membuat antrean kualahan dibuatnya.

“Oase” Daging Qurban untuk Penduduk Asli Pakistan
Pemukiman kumuh penduduk asli Pakistan di Islamabad, Senin (12/08/2019).

Media | Segerombolan anak muda berlarian, saat Panitia Qurban Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Pakistan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Islamabad tiba di salah satu pemukiman kecil di Islamabad, Pakistan.

Bakrah (daging sapi), bakrah,” teriak mereka yang didominasi oleh perempuan pada Senin (12/08/2019) siang.

Sampai di depan pemukiman, kami, para panitia qurban itu, disambut dua orang nenek dan seorang anak kecil berkulit legam. Tubuhnya lusuh dan rambutnya merah kekuningan.

“Pemimpin kalian mana?” tanya Alvin berbahasa Urdu -bahasa resmi Pakistan, seorang mahasiswa Islamic Studies yang ikut menyalurkan daging qurban.

Baca: KBRI Islamabad & PPMI Bagikan Daging Qurban ke Warga Pakistan

Seorang nenek yang duduk di sebelah mushalla tanpa atap dan dinding itu bergegas memanggil pemimpinnya. Dua menit berselang penduduk setempat sudah mengerumuni kami.

“Nama saya Sajdah,” kata anak kecil tadi saat kami tanya sembari menunggu pemimpin mereka datang. Badannya terlihat dekil seperti belum mandi selama berhari-hari. Umurnya masih 4 tahun.

“Mereka tidak punya air bersih, mandinya saja di kali seberang sana,” kata Fahmi Wira Angkasa, Ketua PPMI Pakistan sambil menunjuk sebuah sungai yang terlihat kotor airnya.

Wasim, pemimpin mereka (semacam ketua RW) datang menghampiri kami. Wasim menyebutkan sebanyak 50 Kepala Keluarga yang tinggal di pemukiman tersebut.

Saat daging qurban akan dibagi, mereka saling dorong dan berebut. Kami yang berencana membuat antrean kualahan dibuatnya.

“Sabar, sabar, sabar,” suara kami hilang oleh desakan dan teriakan mereka.

Penduduk asli Pakistan saat pembagian daging qurban Idul Adha 1440H, Senin (12/08/2019). [Foto: Ali Muhtadin/hidayatullah.com]

Sumber : Hidayatullah

Tags: , , , ,

Sebarkan artikel berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !