“Muhammadiyah Ingin Lebih banyak Memberi, bukan Meminta” [2]

Muhammadiyah tak mempunya penilaian pada Jokowi, juga Muhammadiyah tidak hendak meminta jabatan apapun termasuk menteri dalam kabinet

“Muhammadiyah Ingin Lebih banyak Memberi, bukan Meminta” [2]
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti di Jakarta, Jumat (13/04/2018).

Sambungan wawancara Pertama

Apakah harus dengan masuk ke partai politik dan menjadi pejabat negara?

Sekali lagi Muhammadiyah tidak hendak merubah dirinya menjadi partai politik, berafiliasi formal, atau menjadi subordinat partai politik. Muhammadiyah akan senantiasa berusaha bersikap netral dan menjadikan dirinya sebagai rumah besar yang mengayomi semua kader yang berbeda-beda partai politik.

Muhammadiyah lebih menekankan politik nilai dan high politic yaitu politik yang menekankan makna, substansi, dan keadaban.

Tanpa harus berkuasa, Muhammadiyah berusaha menjalin komunikasi dan kerjasama dengan siapapun yang diberikan amanah dan kesempatan memegang kekuasaan. Dengan kekuatan jaringan dan sumberdaya, Muhammadiyah berusaha menyampaikan gagasan kemajuan dan cita-cita bangsa melalui lembaga ekalsekutif, legislatif, dan lembaga negara yang syah dalam negara Republik Indonesia.

Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersilaturahim ke Gedung Dakwah Muhammadiyah di Menteng, Jakarta, Senin (13/08/2018) malam. Tampak Sandi didamping Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan jajaran PP Muhammadiyah sebelum Prabowo tiba di lokasi

Sumber : Hidayatullah

Tags: , , , , , ,

Sebarkan artikel berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !